Renovasi dapur sering dianggap sebagai salah satu jenis renovasi yang paling rawan melebihi anggaran. Penyebabnya biasanya bukan karena material mahal, melainkan perubahan rencana di tengah jalan yang tidak diperhitungkan sejak awal.
Langkah pertama yang penting adalah menentukan kebutuhan utama, misalnya tata letak kabinet, jenis material countertop, dan kebutuhan instalasi listrik atau air baru. Setelah itu, mintalah Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang rinci dari kontraktor sehingga setiap komponen biaya terlihat jelas sejak awal.
Sisihkan juga dana cadangan sekitar 10-15% dari total anggaran untuk mengantisipasi kondisi tak terduga di lapangan, seperti instalasi pipa lama yang perlu diganti. Dengan perencanaan yang matang, renovasi dapur bisa berjalan sesuai budget tanpa mengorbankan kualitas hasil akhir.